7 Gejala hormon yang tidak seimbang pada perempuan.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Banyak bagian penting dalam tubuh kita yang dikendalikan oleh hormon. Tidak heran bila perubahan hormon, bisa memengaruhi suasana hati, perilaku, dan juga penampilan.


Khusus untuk perempuan, kita perlu memahami perubahan pada tubuh dan diri kita, yang boleh jadi disebabkan kerana hormon. Berikut adalah perubahan hormon yang boleh dirasakan:

Tumbuh jerawat 
Jerawat dan komedo bisa muncul karena pori-pori yang tersumbat. Namun, beberapa doktor mengatakan hal tersebut terjadi kerana perubahan hormon dalam tubuh. Misalnya, hormon androgen yang sangat rendah bisa menyebabkan timbulnya jerawat di seluruh tubuh.

Sering sakit kepala

Menurut ahli endokrinlogi, salah satu alasan mengapa Anda suka mengalami sakit kepala (kecuali karena stres dan kelelahan) bisa disebabkan karena tingkat estrogen yang rendah.

Estrogen merupakan hormon pada perempuan yang diproduksi dalam ovarium dan mengendalikan semua proses metabolisme di otak serta sumsum tulang belakang. Bila hormon tersebut terlalu banyak atau sedikit, bisa-bisa Anda jadi migrain atau mengalami suasana hati yang berubah-ubah.

Migrain

Sering mengalami insomnia
Insomia merupakan tanda yang paling berbahaya dan biasanya disebabkan karena tingkat hormon progesteron rendah. Traci Johnson, seorang spesialis tidur, mengatakan bahwa progesteron adalah relaksan alami. Hormon ini bisa membantu Anda lebih rileks, membuat Anda tenang, dan tidur nyenyak.

Menurut Acedemy of Psychosomatic Medicine, estrogen dan progesteron paling rendah pada perempuan yang baru saja melahirkan. Tidak heran bila perempuan paling sering mengalami susah tidur selama periode ini.

Sering berpeluh
Sering berkeringat atau demam adalah tanda paling umum ketika Anda memiliki hormon yang tidak seimbang. Hormon bisa mengontrol suhu tubuh, jadi bila tidak seimbang, bisa jadi Anda merasa sangat panas. Gejala ini biasa terjadi pada perempuan yang memasuki masa menopause.

Sering lelah
Sehabis beraktivitas, wajar bila kita merasa lelah. Namun, kalau sering lelah hampir di setiap waktu, bahkan ketika Anda beristirahat, bisa jadi hal tersebut akibat hormon yang tidak seimbang. Kelelahan kronis dapat disebabkan karena masalah produksi hormon tiroid.

Perubahan berat badan
Bila Anda memiliki hormon yang tidak seimbang, tubuh Anda bisa mengalami kenaikan berat badan, terlepas dari makanan yang Anda makan. Misalnya, kadar estrogen, kortisol, atau insulin yang tinggi, bisa menyebabkan penimbunan lemak pada tubuh.

Sering lapar
Bila Anda merasa selalu ingin makan dan mengalami kelaparan, bisa jadi Anda sedang mengalami hormon yang tidak seimbang. Dokter menemukan ada dua hormon yang perlu diimbangi untuk mengontrol rasa lapar yaitu, leptin dan ghrelin. Leptin untuk mengurangi rasa lapar, sedangkan ghrelin untuk memberi tahu kapan kita harus makan.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Leave a Replay

Leave a Comment